“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.”

Sudah 501 Rakyat Palestina Tewas Akibat Invasi Israel

Posted by | News | No Comments

sudah-501-rakyat-palestina-tewas-invasi-israel-tembus-rekor-zrdGAZA – Jumlah korban tewas akibat invasi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina hingga hari ini (21/7/2014) sudah mencapai 501 jiwa. Tapi, Israel tidak berhenti untuk menggempur Gaza.

Jumlah korban tewas dari warga Palestina di Jalur Gaza melonjak, setelah militer Israel meluncurkan serangan di Kota Shaja’ia, dekat Kota Gaza Minggu, yang berlanjut hingga hari ini. Read More

27 Tentara Israel Tewas Dalam 6 Hari Serangan Darat Di Jalur Gaza

Posted by | News | No Comments

ISRAEL-PALESTINIAN-GAZA-CONFLICTSebanyak 7 orang warga Gaza kembali tewas setelah jet tempur Israel kembali melancarkan serangan pada Selasa (21/07) fajar waktu setempat.

Sejumlah tempat di Jalur Gaza, seperti Deir al Balah-dan Khan Younis dan kamp pengungsi Nuseirat menjadi sasaran pesawat tempur Israel , setelah sebelumnya pada Senin malam militer Israel kembali mengumumkan tewasnya 2 orang tentara. Read More

Mengapa Bertadabbur

Posted by | Tafseer Qur'an | No Comments
Dalil Panduan
Dengan mengamati terhadap petunjuk firman dalam al Quran surah Muhammad ayat 24 dan ayat 25, yaitu :
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi al Quran, apakah atas hati mereka ada tutup-tutupnya ?  Sesungguhnya orang-orang yang mundur ke belakang mereka dari  sesudah  terang petunjuk bagi mereka, maka syaithon membujuk untuk melakukan perbuatan dosa ) kepada mereka dan memanjangkan angan-angan kepada mereka”.
Telaah dan Bahats
Ayat-ayat tersebut adalah berhubungan erat dengan berbagai fitnah yang dilontarkan oleh kafirin dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik. Sedangkan disatu sisi Allah telah memberikan ketetapan bahwa Mukmin diperintah Allah untuk mengatasi persoalan fitnah tersebut dengan melalui beberapa cara, antara lain :
a.Kesadaran bagi menepati Kaidah Ulu Baqiyah  sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah Hud ayat 116, yaitu sebagai “golongan sisa” yang diistilahkan oleh Rasulullah Muhammad saw dengan “al Ghuroba”, yang hatinya saling terpaut untuk menepati seruan Allah dan RasulNya menuju cita dan citra Islam sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Anfal ayat 24.
b.Kesadaran dalam kesetiaannya mengikuti kebersamaan dengan orang-orang yang menyeru dan mendambakan keridloan Allah sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Kahfi ayat 28, yang dengan itu tidak akan terpancing oleh bujuk rayu program Ahli Kitab dan musyrikin sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Baqoroh ayat 204 sampai dengan ayat 206.
c.Kesadaran dalam meng-infaq-kan harta, karena inilah suatu kehormatan yang ditetapkan atas Muslim sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Baqoroh ayat 261 dan menyerahkan keberadaan dirinya untuk program Islam sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah at Taghobun ayat 17 dalam upaya mengatasi pengorbanan kafirin yang berusaha menghancurkan dunia Islam dan Muslim sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Anfal ayat 36 dan pada sisi lain infaq merupakan sarana utama bagi membangun dunia secara keseluruhan sebagaimana Allah tetapkan dalam al Quran surah al Baqoroh ayat 265.
Dengan mengambil beberapa pokok petunjuk seperti yang tersebut, “ternyata telah diabaikan oleh kebanyakan ummat Muslim, sehingga tidak mau mengerti”, maka secara konkrit dapat dibuktikan beberapa kenyataan, antara lain :
a.Berbagai buku yang berisis ide-ide tentang modernisme dalam kenyataannya telah memenuhi dan memadati perpustakaan- perpustakaan besar sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah az Zukhruf ayat 36.
b.Dalam kenyataan pada era millenium tiga di abad 21, telah dan sedang bermunculan “berbagai bentuk kegemaran yang mengejutkan”, yaitu berpola kepada filsafat Yunani, yang notabene mengaburkan pandangan ummat Islam terhadap al Quran sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah al Furqon ayat 30; Dan hal ini dapat berakibat “ummat Islam hanya berfikir dalam rumah saja”.
c.Kemudian juga dalam periode sekarang yang pada umumnya mengatakan berbagai periode kemajuan muttakhir yang canggih, tetapi kenyataannya dalam kehidupan kaum awam, bahwa “ras manusia terus-menerus tak punya rumah dan sebagai pengembara”, sebagai akibat dari pengaruh peradaban imperial dan sebagai perancang dan pelaku utama dalam peradaban messianic.
Kesemua tersebut adalah tidak mungkin dapat diatasi oleh Muslim tanpa melalui proses tadabbur secara terus menerus, karena bila tidak demikian maka secara lambat tetapi pasti akan kehilangan nyali dan selangkah demi selangkah akan menuju kehancuran, lantaran bermunculan berbagai perselisihan faham sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah an Nisa ayat 82, yang dapat memunculkan sikap-sikap antara lain sceptisisme sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah al Anfal ayat 21 sampai dengan ayat 23, agnotisisme sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah al Anfal ayat 47, eklektisisme sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah al An’am ayat 116, logika sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah al Jatsiyah ayat 23 dan ayat 24; Akan tetapi Allah telah menetapkan janjiNya yang pasti untuk menegakkan Hukum Islam secara Mutlaq atas Kehendak dan KekuasaanNya sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah at Taubah ayat 33, berarti yang bertadabbur al Quran itu adalah hamba-hamba Allah yang mendambakan dirinya sebagai saksi disisi Allah sebagaimana Allah telah tetapkan dalam al Quran surah Ali Imron ayat 53.
Dalil Panduan
Dengan mengamati terhadap petunjuk firman dalam al Quran surah Muhammad ayat 24 dan ayat 25, yaitu :
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi al Quran, apakah atas hati mereka ada tutup-tutupnya ?  Sesungguhnya orang-orang yang mundur ke belakang mereka dari  sesudah  terang petunjuk bagi mereka, maka syaithon membujuk untuk melakukan perbuatan dosa ) kepada mereka dan memanjangkan angan-angan kepada mereka”.

Read More

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”