Petunjuk dari Al Qur-an
Sebagaimana telah difaham tentang beberapa hal, antara lain:
a. Allah telah menetapkan atas ummat manusia bahwa al Qur-an adalah "Norma Hukum" yang wajib diberlakukan, dengan melalui upaya yang dilakukan oleh hamba-hamba Allah yang yakin [qa20s45=al jatsiyah].
b. Allah telah menetapkan bahwa Rasulullah adalah "Pokok Dasar Panutan" dalam menggelar Islam dan membangun kemanusiaan [qa7s49=al hujurat].
c. Allah telah menetapkan tentang proses penggarapannya, wajib dengan "Sistem Menejemen Al Qur-an" [qa52s25=al furqon], yang dengan ini akan mencapai wujud nyata, sehingga dapat diketahui bahwa al Qur-an adalah merupakan jalan yang mutlaq [qa153s6=al an'am].
Akan tetapi dalam kenyataan perjalanan, yang dirasakan dalam kehidupan masyarakat manusia, mereka telah dikuasai oleh "Suatu Sistem Dari Hasil Buah Fikir Manusia yang Mengikari Panduan Musa dan Menentang Petunjuk Kitabullah Taurat dan Injil", sehingga Plato murid Socrates telah diangkat dan dianggap sebagai nabi dan juru selamat oleh orang-orang yang mengaku dirinya sebagai kaum intellectual dan modern.
Maka berlanjut dengan ajaran al Qur-an dan RasulNya seolah-olah dianggap sebagai "Obsolit" (:kuna dan tidak pantas untuk diberlakukan), dan harus berhadapan dengan ejekan dan cemoohan , sebagaimana difirmankanNya dalam surah Al Anbiya 36-37 sebagai berikut:
"Dan (sadarlah), apabila orang-orang kafir melihat kamu, tiadalah mereka itu mengambil (sikap) kepada kamu melainkan ejekan (sambil mereka berkata) "Inilah yang (selalu) mengingatkan tentang sesembahan kamu !". Dan (ketahuilah, padahal) mereka itu dengan peringatan yang pengasih , mereka sama kafir";
"Telah diciptakan manusia itu daripada bersifat tergesa-gesa , nanti Aku perlihatkan kepadamu bukti-bukti (Kebenaran)-Ku, maka janganlah kamu meminta kepadaKu untuk menyegerakan(balasan)".-
Pembuktian
Bahwa sesungguhnya, cemoohan dan ejekan yang dilontarkan kepada Islam dan Ummat Muslim ,adalah merupakan bentuk kompensasi dari "Sikap Menutupi Kejahatan dan Kebrutalan Mereka Sendiri", antara lain:
a. Ajaran peradaban Yunani kuna adalah mengutamakan sikap superioritas laki-laki dan inferioritas wanita, dan hal ini terbukti dengan tulisan Aristoteles, yaitu "Women Have No Souls", (Souls=jiwa, perasaan), artinya bahwa wanita itu marjinal dan tersisihkan dalam masyarakat. (dalam "Garland 1991 dan Massey 1998"). Jelas sangat berlawanan dengan ajaran Islam, bahwa perempuan itu mempunyai kebebasan atas menentukan dirinya dan tidak boleh dikukung oleh siapapun.
b. Penyakit khas dari pengaruh peradaban Yunani kuna adalah "Xenophobia", artinya kesombongan rasial. Sehingga Ahli Kitab menyatakan "Intimate Enimity", artinya mengumumkan permusuhan yang mendalam terhadap Dunia Islam.
c. Kaum Rasionalisme, Modernis dan Liberal mereka sangat mengacu kewajibannya terhadap penaklukan dan penjajahan fikiran, jiwa dan budaya.
Kemudian dari yang tersebut memunculkan berbagai teori untuk mempengaruhi kehidupan ummat dalam bermasyarakat, seperti antara lain Teori Machiavelly, Teori Malthuisianisme dan sebagainya, yang dapat menjauhkan manusia dari pemahaman aqidah yang benar. Dan hal ini terbukti dengan keberadaan sebagian organisasi Islam telah melakukan penyesuaian diri dengan kondisi, sehingga yang diperjuangkan bukan Syari'at Islam lagi, tetapi justru cenderung dengan kekuasaan yang berfihak dengan pemerintah, dan akhirnya banyak tokoh-tokoh Islam yang menjadi karikatur peradaban.
Inilah bukti sebuah bentuk kerawanan perjalanan Islam, karena ejekan kaum kafir, senantiasa menonjolkan teknologinya dan kekuasaan institusinya yang mendunia [qa73s19=maryam].
Untuk mengatasi kesemuanya tersebut maka Ummat Islam tidak boleh mudah terpancing oleh berbagai isue yang hanya menyeret kepada berbagai tindakan emosi dan realitas politik, tetapi wajib berpegang teguh dengan petunjuk al Qur-an dan al Hadits Shahih.
| Comments |
|
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
Latest News
-
Terkait Penghancuran Masjid Al I Ikhlas, Korban Kekerasan & Penculikan Oknum Aparat mengadu ke POLDA SUMUT Rabu, 5 Oktober 2011, Sekitar 15 orang perwakilan dari Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Pembela Masjid Al Ikhlas, Jl Timor Medan bersama Tim Pembela...
-
Konspirasi di balik fatwa MUI : Vaksin Imunisasi halal dan baik! Ada catatan penting yang tertinggal pasca Aksi dan Orasi Stop Vaksin yang diadakan oleh Sharia4Indonesia-Divisi Pelayanan Umat Bidang Kesehatan-pada hari...
- 1
- 2
- 3
- 4
Latest Articles
-
MASSA 'IDDAH Pengertian " 'IDDAH"Â berasal dari perkataan " 'ADDUN" , "Â 'ADADUN"Â yang berarti bilangan, hitungan, hisab" ; Atau berasal dari perkataan " 'ADDA...
-
Kewajiban Dalam Kebenaran Petunjuk al Quran Dalam surah al Kahfi ayat 29, sebagai berikut : “Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Robbmu; Maka barangsiapa yang ingin...
- 1
- 2
- 3
- 4
Contact Information
Komp. Yayasan AKUIS Pusat, Jl. Raya Palembang - Betung Km. 14 Sukajadi, Talang Kelapa, Banyuasin
Palembang, Sumatera Selatan 30761
Indonesia
+62-711-432479
Fax: +62-711-432479
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Anda dapat menyalurkan infaq anda utk menunjang program panitia melalui: Bank Syari'ah Mandiri Capem 16 Ilir Palembang No. Rek: 0980010078
Site Counters
| Visits today: | 40 |
| Visits yesterday: | 50 |
| Visits this month: | 331 |
| Visits total: | 4944 |
| Max.daily visits: | 108 |
| Max.monthly visits: | 2442 |
| - occurred: | 2011-12 |
| Pages total: | 68054 |
| Data since: | 2011-12-01 |














