Petunjuk dan Pentelaahannya
Sebagaimana telah difaham bahwa perkataan "Taqwa" dalam al Qur-an meurut kaidah Ilmu Tafsir disebut "Lafadz Al Musytarak Fihi", didalam pengertiannya bermuatan makna yang berbeda-beda meurut kedudukan ayat,yang bertujuan agar hamba Allah yang telah menerima Nur Islam akan berkemampuan untuk membina diri menjadi "Muslim yang paripurna dan berdaya guna" dalam menepati perintah dan panggilan Islam, seperti dinyatakan dalam Surah Al Anfal 24, sebagai berikut :
Hai orang-orang yang beriman! Perkenankanlah oleh kamu sekalian akan seruan Allah dan seruan Rasul apabila menyeru kamuk untuk memberi kehidupan kepada kamu sekalian. Dan ketahuilah bahwa Allah itu membatasi antara pribadi dan hatinya, dan bahwasannya kepadaNya kam akan dikumpulkan".
Dalam ayat tersebut memberikan kejelasan pokok untuk menjadi panduan dalam memahami petunjuk agar tidak terjadi sesuatu yang merugikan 'amal, akibat adanya kurang kontrol terhadap proses penerimaan itu sendiri. Karena allah telah menetapkan keberadaan dinding pembatas antara "nafsu manusia" dengan "al a'qlu atau hati nurani" ; Karena :
A. Nafsu manusia telah dinyatakanNya sebagai tempat bersarang bisikan syaithon [An Nisa 118], dan disana pula syaithon menyimpan segala pola dan program kejahatannya [Al Hajj 22 ], sehinga dengan itu Allah menetapkan bahwa nafsu manusia itu selamanya mengarah kepada berbagai kejahatan atau pelanggaran hukum [Yusuf 53].
B. Al 'Aqlu pada manusia adalah terletak pada hati bagian dalam , dan disanalah Allah meletakkan "hidayah iman" [Yunus 100 ] , yang akan memberikan kemudahan untuk menerima "nur Islam" [Az Zumar 22], dan kemudian untuk proses pengiriman dan perterjamah kedalam bahasa fikiran, dan akan disebut "Lubb, jama'nya Al Bab [Az Zumar 18].
Maka inilah sebagai dasar pokok untuk memberikan panduan dalam menerima Kebenaran, terutama dalam hal pemahaman terhadap "maksud dan tujuan dari perkataan taqwa", karena hal tersebut mempunyai keterkaitan erat dengan kemampuan dalam pemahaman terhadap " Petunjuk Kebenaran tentang Ad-Din" dan akan menentukan seseorang menjadi mukmin atau menjadi kafir [Al Kahfi 29]; Maka inilah yang menjadi pokok bagi yang mau menerima Kebenaran yang dilandasi oleh "Al Kholish", (bersih dari campur tangan nafsu manusia) [Az Zumar 3 ], sehingga akan dapat memahami makna taqwa yang menjadi tuntutan utama untuk mendapat kan janji Allah [Muhammad 15].
Untuk mengambil dan memahami beberapa "petunjuk Taqwa", antara lain dapat ditela'ah sebagai berikut:
1. Perintah Taqwa dalam surah Ali Imran 102; Disana merupakan dasar pokok bagi penerimaan dan penyerapan segala petunjuk Kebenaran Dinullah, sehingga berkemampuan menjadi pemeran Islam secara baik dan benar, yaitu dilandasi oleh pembinaan karakter dan kesadaran untuk menepati sistem kehidupan yang ditetapkan oleh Allah. [At Taghobun 16].
2. Perintah Taqwa dalam surah Al Hasyir 18; disana dalam pengertiannya antara lain bermuatan tuntutan untuk berintiqod, sehingga akan bekemampuan membangun kesiapan untuk kepentingan kehidupan Ukhrowiyah melalui proses Duniawiyah [Al Qhoshosh 77], karena faham dan sadar bahwa Dunia dan Akherat adalah kepunyaan Allah [An Najm 25].
3. Perintah Taqwa dalam surah Al Anfal 29; Disana antara lain bemuatan tuntutan untuk senantiasa mencintai terhadap Ilmu dan berkemampuan utnuk mengadakan penyaringan terhadap kebenaran Ilmu itu sendiri berdasarkan petunjuk Allah dan panduan RasulNya, sehingga kondisi Lubb akan terpelihara kelancarannya dalam berfungsi . [Az Zumar 18].
4. Perintah Taqwa dalam surah Az Zumar 10 ; Disana bermuatan perintah untuk menggarap sumber daya alam yang menjadi lingkungan hidupnya, dan sangat memerlukan faktor keterampilan yang dilandasi oleh Iman, sehingga dengan itu tidak akan menimbulkan berbagai kerusakan dan penindasan manusia atas manusia [Al Anbiya 105].
Dengan demikian maka akan dapat menjadi petunjuk dan panduan dalam mengharap redho Allah.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
Related Titles
Latest News
-
Terkait Penghancuran Masjid Al I Ikhlas, Korban Kekerasan & Penculikan Oknum Aparat mengadu ke POLDA SUMUT Rabu, 5 Oktober 2011, Sekitar 15 orang perwakilan dari Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Pembela Masjid Al Ikhlas, Jl Timor Medan bersama Tim Pembela...
-
Konspirasi di balik fatwa MUI : Vaksin Imunisasi halal dan baik! Ada catatan penting yang tertinggal pasca Aksi dan Orasi Stop Vaksin yang diadakan oleh Sharia4Indonesia-Divisi Pelayanan Umat Bidang Kesehatan-pada hari...
- 1
- 2
- 3
- 4
Latest Articles
-
Kebahagiaan Yang Termahal Dalam Hidup Dalil pokok kajian Bahwa Allah telah menetapkan melalui FirmanNya dalam al Quran surah an Nahl ayat 89, sebagai berikut : “(dan ingatlah) Akan hari...
-
Masalah Manusia dan Kemanusiaan Petunjuk Hukum Firman Allah dalam surah al Baqoroh ayat 30, sebagai berikut : ”Ingatlah ketika Robbmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya...
- 1
- 2
- 3
- 4
Contact Information
Komp. Yayasan AKUIS Pusat, Jl. Raya Palembang - Betung Km. 14 Sukajadi, Talang Kelapa, Banyuasin
Palembang, Sumatera Selatan 30761
Indonesia
+62-711-432479
Fax: +62-711-432479
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Anda dapat menyalurkan infaq anda utk menunjang program panitia melalui: Bank Syari'ah Mandiri Capem 16 Ilir Palembang No. Rek: 0980010078
Site Counters
| Visits today: | 30 |
| Visits yesterday: | 95 |
| Visits this month: | 1517 |
| Visits total: | 6130 |
| Max.daily visits: | 108 |
| Max.monthly visits: | 2442 |
| - occurred: | 2011-12 |
| Pages total: | 83778 |
| Data since: | 2011-12-01 |














