Petunjuk al Quran
Firman Allah dalam al Quran surah Mujadilah ayat 9 dan ayat 10 sebagai berikut :
Â
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙوا Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ تَنَاجَيْتÙمْ Ùَلا تَتَنَاجَوْا Ø¨ÙØ§Ù„Ø¥Ø«Ù’Ù…Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¹ÙØ¯Ù’وَان٠وَمَعْصÙيَة٠الرَّسÙول٠وَتَنَاجَوْا Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ø¨ÙØ±ÙÙ‘ وَالتَّقْوَى وَاتَّقÙوا اللَّهَ الَّذÙÙŠ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ù ØªÙØÙ’Ø´ÙŽØ±Ùونَ (Ù©)Ø¥Ùنَّمَا النَّجْوَى Ù…ÙÙ†ÙŽ الشَّيْطَان٠لÙÙŠÙŽØÙ’زÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ آمَنÙوا وَلَيْسَ Ø¨ÙØ¶ÙŽØ§Ø±ÙّهÙمْ شَيْئًا Ø¥Ùلا Ø¨ÙØ¥Ùذْن٠اللَّه٠وَعَلَى اللَّه٠ÙÙŽÙ„Ù’ÙŠÙŽØªÙŽÙˆÙŽÙƒÙ‘ÙŽÙ„Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ (Ù¡Ù )
“Hai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan berbuat durhaka kepada Rasul. dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkalâ€.
Analisa
Bahwa yang dimaksud kalimat “ya- ayyuhalladzi-na a- manu-†pada ayat tersebut adalah bermuatan antara lain sebagai berikut :
- Al Quran surah an Nur ayat 51 yaitu tentang mukmin yang hatinya menerima sepenuhnya seruan Allah dan Rasul.
Ø¥Ùنَّمَا كَانَ قَوْلَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ Ø¯ÙØ¹Ùوا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ اللَّه٠وَرَسÙولÙÙ‡Ù Ù„ÙÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙÙ…ÙŽ بَيْنَهÙمْ أَنْ ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙوا Ø³ÙŽÙ…ÙØ¹Ù’نَا وَأَطَعْنَا ÙˆÙŽØ£ÙولَئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْمÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ (٥١)
“Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan Kami patuh". dan mereka itulah orang-orang yang beruntungâ€.
- Al Quran surah an Nisa ayat 91 yaitu tentang mukmin yang berwajah dua.
Ø³ÙŽØªÙŽØ¬ÙØ¯Ùونَ آخَرÙينَ ÙŠÙØ±ÙيدÙونَ أَنْ يَأْمَنÙوكÙمْ وَيَأْمَنÙوا قَوْمَهÙمْ ÙƒÙلَّمَا Ø±ÙØ¯Ù‘Ùوا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الْÙÙØªÙ’Ù†ÙŽØ©Ù Ø£ÙØ±Ù’ÙƒÙØ³Ùوا ÙÙيهَا ÙÙŽØ¥Ùنْ لَمْ يَعْتَزÙÙ„ÙوكÙمْ ÙˆÙŽÙŠÙلْقÙوا Ø¥ÙلَيْكÙم٠السَّلَمَ ÙˆÙŽÙŠÙŽÙƒÙÙÙ‘Ùوا أَيْدÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ ÙÙŽØ®ÙØ°ÙوهÙمْ وَاقْتÙÙ„ÙوهÙمْ ØÙŽÙŠÙ’ث٠ثَقÙÙْتÙÙ…ÙوهÙمْ ÙˆÙŽØ£ÙولَئÙÙƒÙمْ جَعَلْنَا Ù„ÙŽÙƒÙمْ عَلَيْهÙمْ سÙلْطَانًا Ù…ÙØ¨Ùينًا (٩١)
"Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), Maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka".
- Al Quran surah al Anfal ayat 47 yaitu tentang mukmin yang fasiq.
وَلا تَكÙونÙوا كَالَّذÙينَ خَرَجÙوا Ù…Ùنْ دÙيَارÙÙ‡Ùمْ بَطَرًا ÙˆÙŽØ±ÙØ¦ÙŽØ§Ø¡ÙŽ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽØ§Ø³Ù ÙˆÙŽÙŠÙŽØµÙØ¯Ù‘Ùونَ عَنْ سَبÙيل٠اللَّه٠وَاللَّه٠بÙمَا يَعْمَلÙونَ Ù…ÙØÙيطٌ (Ù¤Ù§)
"Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya' kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan".
- Al Quran surah al Anfal ayat 49 yaitu tentang mukmin yang munafiq dan yang hatinya berpenyakit.
Ø¥ÙØ°Ù’ ÙŠÙŽÙ‚Ùول٠الْمÙنَاÙÙÙ‚Ùونَ وَالَّذÙينَ ÙÙÙŠ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ مَرَضٌ غَرَّ هَؤÙلاء٠دÙينÙÙ‡Ùمْ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّه٠ÙÙŽØ¥Ùنَّ اللَّهَ عَزÙيزٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ (٤٩)
"(ingatlah) Ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: "Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh dinnya". (Allah berfirman): "Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, Maka Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".
Perkataan "idza tana-jaitum" atau "an najwa-" pada dasarnya adalah â€buah dari bisikan syaithon sebagai musuh manusia dan kemanusiaan" yang diterangkan di dalam al Quran surah Fathir ayat 6. Karena itu perkataan "al birr" mempunyai keterkaitan erat dengan masalah "akhlaqul ‘adhim" sebagaimana dijelaskan di dalam al Quran surah al Qolam ayat 4.
Perkataan "taqwa" sebagai lafadz musytarok fih, maka disana terkandung makna :
- Yang pertama berhubungan masalah "karakter, sistem dan petunjuk kesemangatan menepati perintah, larangan dan syukur" yang merupakan panduan bagi perjalanan pembentukan pribadi muslim sebagaimana ditetapkan di dalam al Quran surah Ali Imron ayat 102.
- Yang kedua berhubungan dengan masalah "istiqomah" yang dijelaskan di dalam al Quran surah Fushilat ayat 30 sampai dengan ayat 32.
Keduanya tersebut akan mendorong dan membawa seseorang hamba Allah untuk dapat menepati sebagai "muhsin" yang senantiasa berpegang kepada tali Allah secara baik dan benar sesuai dengan tuntunanNya di dalam al Quran surah Luqman ayat 22.
Pembahasan
Dengan analisa sebagaimana tersebut maka jelas bahwa sesungguhnya perjalanan Islam dalam menuju janji Allah yang tertera di dalam al Quran surah at Taubah ayat 33 telah diserukan secara pasti yang ditetapkanNya di dalam al Quran surah Yunus ayat 25, melalui kejelasannya dari Rasulullah saw didalam Hadits shohih riwayat Muslim dari jalan Tsauban dan Syadad bin Aus. Sedangkan yang akan bertindak dalam upaya meluruskan perjalanan ummat agar dapat menepati "aturan" yang ditetapkan Allah dan RasulNYa, maka Allah memperkenalkan dengan istilah "Ulu Baqiyah" yang terdapat di dalam al Quran surah Hud ayat 116, mengingat bahwa :
- Ulu Baqiyah yaitu yang faham terhadap makna kemulian Diinullah, sehingga tidak mudah tergelincir oleh transaksi kehidupan duniawiyah sebagaimana ditunjukkan di dalam al Quran surah an Nur ayat 37.
- Mereka adalah "Al ‘Ulama" yang melaksanakan tugas sebagai pemegang amanah para Rasul sebagaimana diterangkan di dalam al Quran surah Fathir ayat 27 dan ayat 28, mengingat bahwa Rasulullah Muhammad saw diutus bagi seluruh ummat manusia sampai akhir zaman sebagaimana diterangkan di dalam al Quran surah as Saba’ ayat 28.
- Mereka adalah hamba-hamba Allah yang bertindak sebagai muttabi’ur rasul, dengan penuh kesadaran dan kesemangatan melaksanakan "proses tadabbur al Quran" yang diperintahkan Allah di dalam FirmanNya surah an Nisa ayat 82, untuk melanjutkan perjalanan dalam "melaksanakan sosialisasi al Quran" sebagaimana perintah Allah di dalam al Quran surah al Qoshosh ayat 85sebagai dasar bagi perjalanan menuju janji Allah yang pasti.
Mereka itulah yang akan dipertemukan Allah dan akan berjalan dalam kebersamaan dalam rangka "mengurai dan menyimpulkan berbagai permasalahan ummat" dalam perjalanan "li i’la-i kalimatillah", sehingga akan merupakan persiapan awal bagi menyongsong Daulah Islam Dunia yang pasti akan Allah tegakkan dengan Kehendak dan KekuasaanNya sampai akhir perjalanan zaman.
Dengan demikian berarti bahwa keberlakuan program jibti dan thogut yang telah amat rapi mengotori Dunia Islam, adalah sebagai "tanda peringatan lampu kuning" bagi terwujud "perubahan total" melalui Kekuasaan Allah Mutlaq dengan keberlakuan Daulah Islam Dunia ; Disinilah keberadaan mukmin teruji.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
Latest News
-
Terkait Penghancuran Masjid Al I Ikhlas, Korban Kekerasan & Penculikan Oknum Aparat mengadu ke POLDA SUMUT Rabu, 5 Oktober 2011, Sekitar 15 orang perwakilan dari Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Pembela Masjid Al Ikhlas, Jl Timor Medan bersama Tim Pembela...
-
Konspirasi di balik fatwa MUI : Vaksin Imunisasi halal dan baik! Ada catatan penting yang tertinggal pasca Aksi dan Orasi Stop Vaksin yang diadakan oleh Sharia4Indonesia-Divisi Pelayanan Umat Bidang Kesehatan-pada hari...
- 1
- 2
- 3
- 4
Latest Articles
-
MASSA 'IDDAH Pengertian " 'IDDAH" berasal dari perkataan " 'ADDUN" , " 'ADADUN" yang berarti bilangan, hitungan, hisab" ; Atau berasal dari perkataan " 'ADDA...
-
Kewajiban Dalam Kebenaran Petunjuk al Quran Dalam surah al Kahfi ayat 29, sebagai berikut : “Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Robbmu; Maka barangsiapa yang ingin...
- 1
- 2
- 3
- 4
Contact Information
Komp. Yayasan AKUIS Pusat, Jl. Raya Palembang - Betung Km. 14 Sukajadi, Talang Kelapa, Banyuasin
Palembang, Sumatera Selatan 30761
Indonesia
+62-711-432479
Fax: +62-711-432479
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Anda dapat menyalurkan infaq anda utk menunjang program panitia melalui: Bank Syari'ah Mandiri Capem 16 Ilir Palembang No. Rek: 0980010078
Site Counters
| Visits today: | 37 |
| Visits yesterday: | 50 |
| Visits this month: | 328 |
| Visits total: | 4941 |
| Max.daily visits: | 108 |
| Max.monthly visits: | 2442 |
| - occurred: | 2011-12 |
| Pages total: | 68008 |
| Data since: | 2011-12-01 |














