Monday, February 06, 2012
   
Text Size

KEADAAN

Petunjuk Al Qur-an

Dalam perjalanan hidup sebagai Muslim sangat dituntut untuk memahami terhadap “keadaan”, sehingga tidak akan melibatkan diri untuk menyalahkan kepada “keadaan”. Bahkan Rasulullah dalam Hadits Qudsi dengan derajat shahih telah diingatkan Allah bahwa manusia itu pada umumnya “mencela kepada keadaan”padahal “keadaan” itu adalah “sebuah sistem dari Sunatullah” yang meliputi “bencana, mushibah dan ketenteraman”.Oleh karena itu, Allah tidak akan mengadzab manusia dalam dunia ini, sebagaimana Allah telah tetapkan dalam Surah An Nahl 61:

وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّةٍ وَلَكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلا يَسْتَقْدِمُونَ (٦١)

“Dan(ketahuilah)sekiranya Allah akan menghukum manusia dengan sebab kedholiman mereka tiadalah Dia meninggalkan atasnya daripada makhluq yang melata, akan tetapi Dia menangguhkan mereka kepada waktu yang ditentukan.Maka apabila datang waktu bagi mereka,tidak akan mereka itu mengundurkan satu sa’atpun dan tiada pula akan dapat mendahulukan”.

Analisa Dalil

Ayat tersebut merupakan “Lazin Faidah” (yang memberikan petunjuk hukum) yang dalam pembagiannya termasuk “Idh harut tahsir”, yaitu yang berkaitan dengan segala hukum dalam kehidupan manusia, karena pada dasarnya manusia itu diberi”nafsu muthmainnah”[Qs Al Fajr : 27-30] yang menjadi sarang bisikan syaithon[Qs An Nisa : 118].

Dengan memahami kedudukan ayat tersebut, maka manakala “terjadi perubahan keadaan”yang akan merupakan salah satu dari ketentuan berikut:

  1. Mushibah; yaitu suatu keadaan yang terjadi tanpa sebab, tetapi telah ditetapkan Allah berdasarkan idzin Allah langsung, karena memang hal tersebut adalah bertujuan untuk menguji keteguhan iman hambaNya, seperti ditetapkan dalam Surah At Taghobun 11,yaitu:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ (١١)

“Tiadalah akan menimpa suatu mushibah melainkan dengan idzin Allah,Dan barang siapa yang beriman dengan Allah berarti Dia beri petunjuk pada hatinya,dan Allah itu dengan segala sesuatu Maha Mengetahui”.-

  1. Bencana; yaitu suatu keadaan yang terjadi disebabkan oleh sikap mengabaikan terhadap Kebenaran  dari petunjuk Al Qur-an, dan memusuhi Nabi[Qs Al Furqon 30]. Dengan demikian akan memunculkan berbagai bentuk ketakaburan, seperti antara lain dinyatakan Allah dalam Surah Bani Israil 16, yaitu:

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا (١٦)

“Dan(ketahuilah) ketika Kami menginginkan akan Kami binasakan satu negeri,(maka terlebih dahulu) Kami tandai para elite negeri itu membuat kerusakan didalamnya.Maka hak berlaku atas-nya perkataan(mendapatkan bencana),maka Kami binasakannegeri tiu dengan kebinasaan yang sangat”.

Maksudnya adalah kaum elite (politik dan pengusaha) dengan sengaja menjuemput ancaman dari Al Qur-an.

  1. Ketenteraman; yaitu suatu keadaan yang terjadi melalui proses analisa terhadap kejadian dalam kehidupan ummat manusia, sehingga memunculkan berbagai sistem yang dihasilkan antara lain oleh:
01 Kaum Hedonisme Intellectual (Politikus).Mereka dengan berbagai cara untuk memperoleh kekuasaan, karena dipandangnya bahwa dengan kekuasaan itu segala yang dicita-citakan pasti berhasail.[Qs Ad Dahr : 27].
02 Kaum Intellectualisme. Mereka dengan menggunakan berbagai kaidah ilmiyah digunakan untuk mengatur dan mengendalikan umat.[Qs Yunus : 24].
03 Kaum Eklektisisme. Mereka mengambil berbagai pendapat dari segala penjuru, terutama dari orang-orang yang terkenal “Kecuali Al Qur-an”, untuk dijadikan rumusan bagi membangun umat.[Qs Al An’am : 116].
04 Kaum Mujassimah atau yang dikenal dengan istilah Sincritisme yang merupakan plagiat  dari sebuah sistem peradaban Yunani kuno, yaitu Imperium dibawah kekuasaan  seorang kaisar [Qs Al Kahfi : 104].
05 Kaum Musyabbihah atau yang dikenal dengan istilah Diabolisme. Mereka mengikuti aliran yang bersumber dari ajaran iblis yang disebut sihir dengan segala yang menjadi bagiannya.[Qs As Saba’: 41].

Dan masih banyak sistem yang bermunculan berdasarkan rekayasa manusia dengan berbagai kepercayaan sesat, sehingga membuat manusia menjadi semakin jauh dari Kebenaran Tauhid dan dihukumkan Bid’ah dan Haram[Qs Al An’am  : 93]; Maka dengan yang tersebut kondisi masyarakat tidak dapat terkontrol lagi, sehingga “Ketenteraman yang dimunculkan oleh nafsu manusia” dengan melalui kebijakan sebagaimana tersebut justru akan terjadi berbagai perpecahan dan kebinasaan terutama faktor kemanusiaannya[Qs Hud : 118-119], dikarenakan oleh “Hati yang didalam dada mereka yang mengalami kebutaan”

......لا تَعْمَى الأبْصَارُ وَلَكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ (٤٦)

[Qs Al Hajj : 46].

Maksud dan tujuan

Dengan analisa yang tersebut berarti bahwa bukannya adzab, akan tetapi merupakan “Fitnah dalam syahadah ” yang mempunyai jurusan :

  1. Sebagai Ujian bagi kehidupan hambaNya yang beriman,dan ini merupakan ketetapan Allah,antara lain difirmankan dalam Surah Al Anbiya 35,yaitu:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ (٣٥)

“Tiap-tiap jiwa pasti akan merasakan kematian,dan Kami menguji kamu sekalian dengan kejadian yang buruk dan yang baik sebagai ujian.Dan kepada Kami kamu sekalian akan dikembalikan”.-

  1. Sebagai pangkal kerusakan dalam kehidupan masyarakat manusia,apabila mukmin tidak berupaya untuk mengantisipasi dengan yang dikehendaki Allah, seperti difirmankan dalam Surah Al Anfal 73,yaitu:

وَالَّذِينَ كَفَرُوا بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ إِلا تَفْعَلُوهُ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الأرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ (٧٣)

“Dan orang-orang kafir itu sebagian mereka memimpin yang sebagian,jika ini tidak kamu lakukan pasti terjadi fitnah dan kerusakan dimuka bumi”.-

  1. Sebagai upaya untuk menjahatkan mukmin,seperti difirmankan dalam Surah Al Buruj 10,yaitu:

إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ (١٠)

“Orang-orang yang memfitnah mukmin laki dan perempuan kemudian tidak bertaubat,maka bagi mereka adalah ancaman neraka jahanam.-

Dengan yang tersebut maka bertujuan agar mukmin senantiasa sadar akan kewajibannya sebagai “Manusia Subject”[Qs Ali Imron : 110] dan senantiasa “beristiqomah” dalam Kebenaran[Qs Fushilat : 30].-

Comments
Add New Search RSS
cipto 26-02-2010 15:16:36

menghadapi berbagai fitnah yg dilancarkan kaum kafirin Ahli Kitab beserta kaki
tangannya, maka tiada kata lain kecuali kembali tuntunan Islam yg sebenarnya.krn
dlm Qs.3 : 160 Allah swt nyatakan "jika kamu menolong Allah (melalui sistem
& manajemen Qur'an), maka tdk ada yg dapat mengalahkan kamu..
abu thoriq 26-02-2010 16:42:29

mereka (kafirin) membuat rencana makar, dan Allah pun membalas rencana mereka,
dan Allah sebaik-baik pembuat rencana.
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B)
:evil::silly::dry::lol::kiss:
:D:pinch::(:shock::X
:side::):P:unsure::woohoo:
:huh::whistle:;):s:!:
:?::idea::arrow:

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Latest News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Latest Articles

  • MASSA 'IDDAH Pengertian " 'IDDAH"  berasal dari perkataan " 'ADDUN" , "  'ADADUN"  yang berarti bilangan, hitungan, hisab" ; Atau berasal dari perkataan " 'ADDA...
  • Kewajiban Dalam Kebenaran Petunjuk al Quran Dalam surah al Kahfi ayat 29, sebagai berikut : “Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Robbmu; Maka barangsiapa yang ingin...
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Contact Information

Panitia Mudzakarah Ulama Serumpun Melayu
Komp. Yayasan AKUIS Pusat, Jl. Raya Palembang - Betung Km. 14 Sukajadi, Talang Kelapa, Banyuasin
Palembang, Sumatera Selatan 30761
Indonesia
+62-711-432479
Fax: +62-711-432479
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Anda dapat menyalurkan infaq anda utk menunjang program panitia melalui: Bank Syari'ah Mandiri Capem 16 Ilir Palembang No. Rek: 0980010078

Site Counters

Visits today: 37
Visits yesterday: 50
Visits this month: 328
Visits total: 4941
Max.daily visits: 108
Max.monthly visits: 2442
- occurred: 2011-12
Pages total: 68002
Data since: 2011-12-01
Banner
Banner
Banner
Banner

Who's Online

Saat ini ada 1 tamu online

Login Form