Saturday, September 04, 2010
   
Text Size

Memilih Jalan Yang Benar

Gambaran dari Al Quran

Allah telah memberikan dua ketetapan dalam cara menempuh perjalanan hidup, yang dalam hal ini bagi yang memahami akan dapat menentukannya sendiri secara benar, sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah al Isro’ ayat 18 dan ayat 19 sebagai berikut :

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا (١٨)وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا (١٩)

“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), Maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam Keadaan tercela dan terusir.Dan Barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, Maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik”.

 

Ayat-ayat tersebut bila diamati secara cermat dengan menggunakan “kana” adalah mempunyai pengertian dawwam atau berkekalan atau abadi, suatu ketetapan dari masa lampau yang tidak pernah terputus. Maka untuk menepatinya sangat dituntut kemampuannya dalam memilih antara dua sistem yaitu : “segera memperoleh (:al‘ajilah) sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah an Nisa ayat 51 dan ayat 52, atau yang mendapatkan janji kebaikan (:masykur) sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah al An’am ayat 153”. Sedangkan al‘ajilah akan memperoleh dorongan nafsu tetapi kalau masykur jelas memperoleh dorongan insan kamil (:nurani) sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah al Anfal ayat 24.

 

Pembahasan Ringkas

Bahwa sesungguhnya dalam memahami makna kehidupan mempunyai dua sikap, yaitu kehidupan “dalam dunia” dan kehidupan “didunia”. Kehidupan dalam dunia adalah pengabdian sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah adz Dzariyat ayat 56 yang wajib dilandasi suara nurani, yaitu rasa terpanggil yang dibimbing oleh kebenaran dinullah sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah az Zumar ayat 11 sampai dengan ayat 13, maka disanalah manusia dituntut untuk menjadikan al Quran sebagai petunjuk dan jalan mutlaq sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah al An’am ayat 153. sedangkan kehidupan didunia adalah dipola oleh nafsu angkara murka sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah ad Dahr ayat 27, yang diliputi oleh permainan, gurauan, saling mencari kemegahan dan kekayaan materi sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah al Hadid ayat 20. Dengan demikian maka manusia dalam perjalanan hidupnya secara terpaksa atau tidak maka dihadapkan kepada “dua pilihan” yang cukup menyulitkan, yaitu :

 

A. Kaum kafir Ahli Kitab (:barat) sebagai perusak masyarakat dunia yang menjadi incaran utama adalah “Problem Peradaban”, mereka dengan rajinnya mencari celah-celah atau lubang    untuk mereka masuki. Dengan kerja keras berupaya agar peradaban kafir barat akan merupakan “ekspresi dominan dan universal ummat manusia”. Dengan itu mereka berupaya untuk melaksanakan berbagai permutadan terhadap ummat Islam sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah al Baqoroh ayat 109 sebagai berikut

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (١٠٩)

“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

B. Ajaran Islam adalah sangat jelas memberikan sebuah kenyataan, bahwa bukan berasal dari manusia, maka tidak akan pernah tersekulerkan, karena tidak mengizinkan sikap kemenduaan makna terhadap pemeluknya, karena sadar sebagai Muslim berarti memperoleh Nur Islam sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah az Zumar ayat 22. Islam mempunyai pesan positif yaitu perdamaian dan persaudaraan sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah al Baqoroh ayat 213, karena itu Islam “mengemban peran intellektual” yang sangat penting dalam kehidupan ummat manusia, yaitu kerja keras untuk merubah kepercayaan dan kepuasan diri kaum modernis. Inilah yang disebut tugas keummatan dalam Islam sebagaimana difirmankan dalam al Quran surah Ali Imron ayat 110 sebagai berikut :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ (١١٠)

“Kamu adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”.

 

Oleh karena itu dalam upaya menempatkan dirinya pada pilihan yang benar, maka dituntut untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan senantias “berdoa” sebagaimana diajarkan Allah dalam al Quran surah asy Syu’aro ayat 83 sampai dengan ayat 85, kemudian dalam upaya memelihara ‘aqidah Islam wajib beristiqomah secara benar, karena dengan itu Allah memberikan janji pengawasan, keridloan dan ketenteraman, menuju bahagia ukhrowiyah yang nikmat dan kekal abadi yang ditetapkanNya dalam al Quran surah Fushilat ayat 30 sampai dengan ayat 32 sebagai berikut :

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ (٣٠)نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ (٣١)نُزُلا مِنْ غَفُورٍ رَحِيمٍ (٣٢)

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Robb Kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu".Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.Sebagai hidangan (bagimu) dari Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Comments
Add New Search RSS
tanggapan
brian hoper 09-01-2010 17:45:09

berarti ada kosa kata baru bro. dalam Bahasa Indonesia. G'mana
memasyarakatkannya ?
re: tanggapan
abiummifaiz 09-01-2010 17:49:04

brian hoper wrote:
berarti ada kosa kata baru bro. dalam Bahasa Indonesia. G'mana
memasyarakatkannya ?

La, wong DP3MU / AKUIS itu khan jam terbangya sudah tinggi. Jadi saya
kira masukkan saja kedalam isian da'wahnya, beres !
urun rembug
rizalyandish 09-01-2010 18:02:56

Iya tuh, Saya perhatikan DP3MU / AKUIS banyak "melaunching" istilah /
kosa kata baru dalam banyak isian da'wahnya termasuk dalam situs ini. Paling
tidak saya amati ada istilah / kosa kata : kehidupan di dunia, kehidupan dalam
dunia, siyasah mengganti politik, ahad mengganti minggu, dst. Dengan alasan
tidak thaat dengan kaidah kafir (25:52) yang berusaha mengubah pengertian dalam
kosa kata Islam sehingga menyimpang dari pengertian yang sebenarnya dan ini
dijadikan sebagai kosa kata jurnalistik universal (41:26)sehingga dampaknya
setiap negara yang ada ummat Islamnya akan memposisikan ummat Islam sebagai
ummat yang harus bertoleransi dengan "sepilis"
Menjemput Daulah Islam Dunia
dr Agus 12-01-2010 17:07:21

Semoga kami menjadi saksi JANJI Alloh SWT. Dan kami termasuk insan yang
beruntung.
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B)
:evil::silly::dry::lol::kiss:
:D:pinch::(:shock::X
:side::):P:unsure::woohoo:
:huh::whistle:;):s:!:
:?::idea::arrow:

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Latest News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Latest Articles

  • PERBEDAAN YAHUDI DENGAN ISRAIL Para ahli ilmu tentu sudah memahami perbedaan dua kata ini,  yahudi dengan Israil. Namun semoga ada manfaatnya bagi yang belum mengetahui hal ini. Sekadar...
  • ISLAM TIADA PERNAH MEMAKSA Dalil Petunjuk : Mempelajari petunjuk wahyu Allah dalam Surah Al Baqarah 256, yaitu: لا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ...
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Contact Information

Panitia Mudzakarah Ulama Serumpun Melayu
Komp. Yayasan AKUIS Pusat, Jl. Raya Palembang - Betung Km. 14 Sukajadi, Talang Kelapa, Banyuasin
Palembang, Sumatera Selatan 30761
Indonesia
+62-711-432479
Fax: +62-711-432479
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Anda dapat menyalurkan infaq anda utk menunjang program panitia melalui: Bank Syari'ah Mandiri Capem 16 Ilir Palembang No. Rek: 0980010078

Site Counters

Visits today: 50
Visits yesterday: 73
Visits this month: 256
Visits total: 41361
Max.daily visits: 228
Max.monthly visits: 3460
- occurred: 2010-6
Pages total: 252098
Data since: 2009-07-02

Islamic Links

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

Who's Online

Saat ini ada 2 tamu online

Login Form