Monday, February 06, 2012
   
Text Size

Lagi, Uskup Swiss minta maaf

Kalangan uskup Swiss menyatakan paroki kini saling bertukar informasi. Uskup Katolik Roma di Swiss mengakui mereka menggangap kecil skala pencabulan seksual yang dilakukan oleh pastor, dan telah menyatakan permintaan maaf.
Konferensi Uskup Swiss menyatakan "merasa malu" dan menganjurkan para korban mempertimbangkan untuk mengajukan dakwaan pidana terhadap pelaku.
Namun, jajaran uskup Swiss tidak mendukung diumumkannya daftar pastor yang telah dinyatakan bersalah atas pencabulan.
Sekitar 60 kasus pencabulan kini tengah diselidiki pihak berwenang.
Dalam beberapa pekan terakhir, para pemuka senior Gereja Katholik, termasuk Paus Benediktus XVI menghadapi tekanan gencar setelah ada kesan bahwa mereka ikut menutup-nutupi skandal pelecehan seksual di seluruh dunia.
Hari Selasa, uskup Italia membela Paus dan menyatakan dia telah memperlihatkan sikap yang teguh dan benar dan telah menolak untuk meremehkan skandal.
Wartawan BBC Imogen Foulkes di Jenewa mengatakan skandal pencabulan yang mengguncang kalangan Gereja Katolik juga terjadi di Swiss.
Kabar bahwa jajaran rohaniwan senior tahu menahu sebagian kasus pencabulan dan hanya memindahkan pastor yang melakukan pencabulan ke tempat lain memicu kemarahan, kata wartawan kami.
Hari Rabu, Konferensi Uskup Swiss meminta maaf atas "kekeliruan" dan mengakui telah "meremehkan kegawatan situasi".
"Mereka yang memimpin jawab atas diosis dan jajaran keagamaan melakukan kekeliruan," ujar kata pernyataan konferensi.
Para uskup mengimbau "semua orang yang mengalami pelecehan" agar mendekati kantor kepastoran yang menangani keluhan semacam itu, dan "jika perlu, mengajukan laporan" kepada polisi.
Namun, para uskup tidak mendukung seruan presiden Swiss untuk menyusun daftar pelaku pencabulan di kalangan pastor
"Kita punya pengalaman buruk seperti ini. Beberapa politisi mengatakan 'Anda harus punya daftar', yang lain mengatakan 'jangan buat daftar'. Daftar itu tidak ada gunanya," kata sekretaris jenderal Konferensi Uskup, Felix Gmuer.
Uskup Swiss mengatakan pertukaran informasi berlangsung baik antar-paroki, dan ini mungkin menjadi cara untuk mencegah pelecehan seksual di masa datang.
Namun, ketika ditanya soal jumlah kasus yang telah dilaporkan sejauh ini, para uskup tidak yakin dan ini pertanda arus inofrmasi tidak mengalir selancar seperti yang mereka kira, kata wartawan kami.
Jajak pendapat memperlihatkan lebih dair 80% warga di Swiss menghendaki ada daftar pastor yang bersalah atas pelecehan, sedangkan 90% menentang ketentuan selibat di lingkungan Gereja Katolik.
Bagi banyak orang, permintaan maaf para uskup mungkin terlalu enteng, terlalu terlambat, kata wartawan kami.
uskup swiss_200_170
Kalangan uskup Swiss menyatakan paroki kini saling bertukar informasi. Uskup Katolik Roma di Swiss mengakui mereka menggangap kecil skala pencabulan seksual yang dilakukan oleh pastor, dan telah menyatakan permintaan maaf. Konferensi Uskup Swiss menyatakan "merasa malu" dan menganjurkan para korban mempertimbangkan untuk mengajukan dakwaan pidana terhadap pelaku. Namun, jajaran uskup Swiss tidak mendukung diumumkannya daftar pastor yang telah dinyatakan bersalah atas pencabulan.
Sekitar 60 kasus pencabulan kini tengah diselidiki pihak berwenang. Dalam beberapa pekan terakhir, para pemuka senior Gereja Katholik, termasuk Paus Benediktus XVI menghadapi tekanan gencar setelah ada kesan bahwa mereka ikut menutup-nutupi skandal pelecehan seksual di seluruh dunia. Hari Selasa, uskup Italia membela Paus dan menyatakan dia telah memperlihatkan sikap yang teguh dan benar dan telah menolak untuk meremehkan skandal.
Wartawan BBC Imogen Foulkes di Jenewa mengatakan skandal pencabulan yang mengguncang kalangan Gereja Katolik juga terjadi di Swiss. Kabar bahwa jajaran rohaniwan senior tahu menahu sebagian kasus pencabulan dan hanya memindahkan pastor yang melakukan pencabulan ke tempat lain memicu kemarahan, kata wartawan kami.
Hari Rabu, Konferensi Uskup Swiss meminta maaf atas "kekeliruan" dan mengakui telah "meremehkan kegawatan situasi"."Mereka yang memimpin jawab atas diosis dan jajaran keagamaan melakukan kekeliruan," ujar kata pernyataan konferensi. Para uskup mengimbau "semua orang yang mengalami pelecehan" agar mendekati kantor kepastoran yang menangani keluhan semacam itu, dan "jika perlu, mengajukan laporan" kepada polisi.
Namun, para uskup tidak mendukung seruan presiden Swiss untuk menyusun daftar pelaku pencabulan di kalangan pastor. "Kita punya pengalaman buruk seperti ini. Beberapa politisi mengatakan 'Anda harus punya daftar', yang lain mengatakan 'jangan buat daftar'. Daftar itu tidak ada gunanya," kata sekretaris jenderal Konferensi Uskup, Felix Gmuer.
Uskup Swiss mengatakan pertukaran informasi berlangsung baik antar-paroki, dan ini mungkin menjadi cara untuk mencegah pelecehan seksual di masa datang. Namun, ketika ditanya soal jumlah kasus yang telah dilaporkan sejauh ini, para uskup tidak yakin dan ini pertanda arus inofrmasi tidak mengalir selancar seperti yang mereka kira, kata wartawan kami.
Jajak pendapat memperlihatkan lebih dair 80% warga di Swiss menghendaki ada daftar pastor yang bersalah atas pelecehan, sedangkan 90% menentang ketentuan selibat di lingkungan Gereja Katolik. Bagi banyak orang, permintaan maaf para uskup mungkin terlalu enteng, terlalu terlambat, kata wartawan kami. (warta-ummat.com)
Comments
Add New Search RSS
Malu
Milano 23-08-2010 16:03:16

Maluu.. malu.. dah, pastur koq hobi cabul.. uh!
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B)
:evil::silly::dry::lol::kiss:
:D:pinch::(:shock::X
:side::):P:unsure::woohoo:
:huh::whistle:;):s:!:
:?::idea::arrow:

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Move
-

Tafseer Qur'an

Top Headline

Petunjuk Al Qur-an Allah telah memberikan amtsal dalam Surah Al Baqrah 247-248, sebagai berikut : "Dan Nabi mereka berkata kepada mereka : "Sesungguhnya telah Dia bangkitkan untuk kamu sekalian Thalut sebagai raja", mereka berkata: "Apakah bisa terjadi bagi dia...

Read More...

Petunjuk Dalil Firman Allah dalam Surah Al Maidah 67 sebagai berikut: "Wahai Rasul! Sampaikanlah segala apa yang di turunkan kepadamu dari Robb kamu, Dan jika tidak kamu kerjakan , maka (berarti) tiadalah kamu menyampaikan risalah-Nya  dan Allah itu memelihara...

Read More...

Petunjuk Al Qur-an Firman Allah dalam surah Ali Imron 200, sebagai berikut: "Wahai orang-orang yang beriman!, Bershabarlah kalian dan tuntutlah keshabaran dan bersiagalah dan bertaqwalah. Mudah-mudahan kalian bahagia" Analisa Ringkas Dalam perkataan "shabar"...

Read More...

Petunjuk dan Pentelaahannya Sebagaimana telah difaham bahwa perkataan "Taqwa" dalam al Qur-an meurut kaidah Ilmu Tafsir disebut "Lafadz  Al Musytarak Fihi", didalam pengertiannya bermuatan makna yang berbeda-beda meurut kedudukan ayat,yang bertujuan agar hamba...

Read More...

Latest News

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Latest Articles

  • MASSA 'IDDAH Pengertian " 'IDDAH"  berasal dari perkataan " 'ADDUN" , "  'ADADUN"  yang berarti bilangan, hitungan, hisab" ; Atau berasal dari perkataan " 'ADDA...
  • Kewajiban Dalam Kebenaran Petunjuk al Quran Dalam surah al Kahfi ayat 29, sebagai berikut : “Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Robbmu; Maka barangsiapa yang ingin...
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Contact Information

Panitia Mudzakarah Ulama Serumpun Melayu
Komp. Yayasan AKUIS Pusat, Jl. Raya Palembang - Betung Km. 14 Sukajadi, Talang Kelapa, Banyuasin
Palembang, Sumatera Selatan 30761
Indonesia
+62-711-432479
Fax: +62-711-432479
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Anda dapat menyalurkan infaq anda utk menunjang program panitia melalui: Bank Syari'ah Mandiri Capem 16 Ilir Palembang No. Rek: 0980010078

Site Counters

Visits today: 41
Visits yesterday: 50
Visits this month: 332
Visits total: 4945
Max.daily visits: 108
Max.monthly visits: 2442
- occurred: 2011-12
Pages total: 68084
Data since: 2011-12-01
Banner
Banner
Banner
Banner

Who's Online

Saat ini ada 2 tamu online

Login Form